31 December 2013

Insidious: Chapter 2 (2013)



Insidious adalah salah satu fenomena di genre horor. Dengan bujet kecil, tidak diperhitungkan, dan minim aktor kelas A, Insidious berhasil masuk dunia astral dan kembali ke dunia nyata dengan hasil box office, kritik positif, dan artisnya mulai dan kembali mendapat nama. Saya sendiri tak sengaja menonton Insidous. Tanpa ada rekomenasi dari siapapun, saya lepas aja menonton Ty Simpkins menjelajahi dunia arwah. Dan ternyata itu mengasyikkan. Keasyikan ini rupanya juga menghinggapi sang produser Jason Blum untuk meneruskannya menjadi sekuel. Masih dipercayakan kepada James Wan, Chapter 2 pun jadilah.

Meneruskan kisah terakhir di Insidious, Elise Rainier (Lin Shaye), sang paranormal, tewas dengan bekas cekikan di lehernya usai menuntun Josh lambert (Patrick Wilson) dan Dalton Lambert (Ty Simpkins). Pelaku diduga adalah Josh, namun polisi tak bisa membuktikan. Sembari menunggu terbukanya segel yang dipasang polisi di rumahnya, Josh mengajak keluarganya tinggal di rumah ibunya, Lorraine Lambert (Barbara Hershey). Namun teror yang menghantui keluarga Lambert tetap tak berhenti.

29 December 2013

Odd Thomas (2013)



Saya pikir karya Stephen Sommers tidak ada yang benar-benar mendapat kritik yang sangat bagus. Tetapi untuk blockbuster, bolehlah The Mummy dan sekuelnya, the Mummy Returns, Van Helsing, dan G.I. Joe: The Rise of Cobra, mendongkrak nama Sommers. Setelah 4 tahun vakum di kursi sutradara, Sommers kembali. Namun kali ini film yang dibesutnya bukanlah film apa-apa. Film mystery thriller ini hanya berbujet USD 27 juta. Sommers mau membesutnya karena ia tertarik dengan naskah asli dari novel bikinan Dean Koontz berjudul sama ini, Odd Thomas. Saking antusiasnya, Sommers juga duduk sebagai produser.

Odd Thomas (Anton Yelchin) adalah anak yang berbeda dan dianggap aneh (seaneh namanya) di Kota Pico Mundo, California. Thomas dikaruniai bakat untuk melihat makhluk halus. Dan makhluk halus (arwah penasaran) itu sering meminta bantuan Thomas untuk menyelesaikan kasus kematiannya. Dengan bakatnya itu, Thomas seringkali dimintai bantuan polisi untuk mengungkap sebuah kasus. Kepala polisi Pico Mundo Chief Wyatt Porter (Willem Dafoe) sangat berterima kasih dan berteman baik dengan Thomas.

27 December 2013

Cloverfield (2008)

Some thing has found us

Sebelum ada Cloverfield, genre mockumentary didominasi oleh tema horor. So, sebelum rencana Cloverfield keluar, banyak yang berharap lebih pada found footage ini. Eh, tapi gak banyak yang tahu juga ding jika Cloverfield bakal dibikin menjadi mockumentary. Cloverfield menjadi beda saat itu karena diproduseri oleh JJ Abrams. Jika Abrams yang disebut, maka tema yang diusung pun bakalan tak jauh dari Scifi. Nah, Cloverfield mengusung tema itu, sebuah tema yang sangat baru dan menyegarkan saat itu.

Sebuah pesta kejutan diperuntukkan bagi Robert 'Rob' Hawkins (Michael Stahl-David) sebelum dia ditugaskan ke Jepang. Pesta itu digagas adik Rob, Jason Hawkins (Mike Vogel) dan kekasihnya, Lily Ford (Jessica Lucas). Hudson 'Hud' Platt (TJ Miller) kebagian tugas mendokumentasikan ucapan selamat tinggal bagi Rob. Jadilah dia berkeliling meminta ucapan selamat tinggal dan sukses dari teman-temannya. Hud mau ditugaskan seperti itu karena perempuan yang ditaksirnya, Marlena Diamond (Lizzy Caplan) hadir di pesta itu.

24 December 2013

Frozen (2013)


Setelah cukup lama berada di bawah bayang-bayang saudara mudanya, Pixar, Walt Disney Animation (WDA) terus unjuk gigi. Chicken Little, Meet The Robinson, Bolt, Tangled, Wreck It Ralph adalah karya WDA yang dua judul belakang mendapat kritik positif. WDA muncul secara kebetulan di saat Pixar sedang mengalami masa jenuh. Cars 2 mendapat reaksi kurang hangat serta Brave terbilang biasa saja. Meski mulai fokus menggarap animasi tapi WDA masih tak lupa menggarap animasi 2D. The Princess and the Frog adalah karya terakhirnya yang mendapat sambutan positif. Dengan bekal dua tema putrinya yang mendapat sambutan menggembirakan, WDA dengan pede nya merilis Frozen.

Tersebutlah sebuah kerajaan bernama Arandelle. Raja dan ratu mempunyai dua putri, Elsa (Idina Menzel) dan Anna (Kristen Bell). Sejak lahir, Elsa dianugerahi kekuatan sihir. Dia bisa menciptakan salju. Sementara Anna terlahir normal tanpa anugerah apapun. Anna seringkali meminta kakaknya membuatkannya wahana bermain dari salju hingga suatu ketika secara tak sengaja Elsa memasukkan salju ke kepala Anna.

22 December 2013

Troll Hunter (2010)

You'll believe it when you see it

Geli saat pertama kali membaca judul film ini. Bertambah geli saat tahu yang membuat bukanlah studio Hollywood, dibikin secara mockumentary pula. Saya pikir ini adalah film kelas B yang sama sekali tidak layak tonton. Mockumentary selama ini memang lebih sering berkutat pada tema horor. OK lah, sudah ada yang membuat genre ini dengan tema persahabatan, alien, dan juga remaja. Dan itu menjadikannya makin kreatif, tidak masalah. Tapi ini tentang troll, makhluk fantasi yang orang tolol pun tidak mempercayainya. Ah, sungguh menggelikan. Tapi huftt.....petuah lawas nan bijak yang mengatakan jangan menghakimi sesuatu dari kulit luarnya ternyata sangat benar. Dan asumsi tak berdasar di atas itu sudah saya sesali hingga detik ini. Film dengan judul asli Trolljegeren ini benar-benar berbeda, khususnya dalam genre found footage.

3 Mahasiswa, Thomas (Glenn Erland Tosterud), Johanna (Johanna Morck), dan Kalle (Tomas Alf Larsen) awalnya menyelidiki tentang matinya beruang di daerah perbukitan di Norwegia. Tetapi mereka curiga dengan kematian hewan besar itu. Untuk membuktikannya, mereka membuntuti seorang pemburu beruang, Hans (Otto Jespersen). Dalam usahanya, mereka kaget karena yang diburu Hans bukanlah beruang, melainkan troll. Awalnya mereka tak percaya. Tetapi ketika mereka melihat dengan mata kepala sendiri, mereka sadar jika troll memang benar-benar ada. Bentuk dan jenisnya pun bermacam-macam. Semuanya itu menjadi petualangan tersendiri dengan ending yang cukup pintar.

13 December 2013

Trance (2013)


Kangen dengan film semacam Memento, Shutter Island, atau Inception. Jika iya, coba nikmati satu film ini dengan genre serupa, Trance. Film besutan Danny Boyle ini kembali bakal memainkan adrenalin otak anda yang merindu dengan permainan waktu dan imaji alam bawah sadar manusia. Apakah Trance sebagus 3 film di atas? ataukah Trance hanya proyek experimental Boyle semata?

Adegan awal dibuka oleh narasi Simon (James McAvoy), seorang kurator museum. James menerangkan suatu tindakan yang harus dilakukan apabila sebuah acara lelang disabotase dan dirampok. Dan Simon langsung mengalaminya. Namun teori dengan fakta keadaan sebenarnya memang berbeda. Simon gagal mengeksekusi teorinya. Bahkan ia kehilangan ingatan akan Witches In the Air, lukisan mahal karya Goya yang coba ia 'sembunyikan' setelah kepalanya dipopor senapan sang pimpinan rampok, Frank (Vincent Cassel).

11 December 2013

Cold Eyes (2013)


Sangat suka melihat sineas korea dengan karya-karya nya. Tapi bagi kebanyakan orang Indonesia, Korea hanya dikenal dengan romcomnya terutama mini serinya. Produk romcom Korea memang sangat dikenal di Indonesia. Bahkan bagi orang Indonesia, Korea identik dengan romcom. Padahal tidak melulu romcom, mereka juga handal menggarap genre lain mulai dari misteri hingga thriller. Tak peduli apakah itu asli, adaptasi, ataupun remake, mereka mengeksekusinya dengan yahud. Tak terkecuali dengan Cold Eyes yang merupakan remake dari Eye in The Sky, sebuah film Hongkong garapan 2007 dengan bintang Toni Leung Kar Fai dan Simon Yam.

Joo Ha Yoon (Han Hyo Joo) adalah seorang nubie yang baru saja masuk satuan elit intelijen kepolisian Korea. Dia direkomendasikan oleh Hwang (Sol Kyung Gu) setelah mengujinya langsung. Secara kebetulan Korea sedang diguncang kasus perampokan yang pelakunya tak meninggalkan jejak. Kasus pertama saja belum terselesaikan, sudah datang kasus kedua yang sama-sama tak meninggalkan jejak.

07 December 2013

Hours (2013)

Every second counts

Belum pernah saya melihat Paul Walker berakting di genre drama. Sudah nonton She's All That sih, tapi di tahun 1999, Paul bukanlah siapa-siapa. Kalah jauh dari Freddie Prinze Jr. So, saya tak melihat keberadaan Paul di situ secara saya nonton She's All That sekitaran tahun 2000 an. Dan memang benar apa kata orang tua jika roda nasib itu berputar. Sekarang, Freddie Prinze Jr. bukanlah siapa-siapa. Dia sekarang benar-benar tenggelam. Penampilan terakhirnya yang bisa dilihat adalah Scooby-Doo: Monsters Unleashed, itu pun film tahun 2004. Setelahnya Freddie hanya bermain di film kecil, layar kaca, dan mengisi suara untuk animasi dan video game. Sementara Paul makin lama makin moncer. Utamanya sejak dia main di The Fast and the Furious. Diantara 6 seri the Fast, Paul juga membintangi sejumlah film baik action dan drama. Hours adalah salah satunya.

Sebelum Haiyan, Katrina adalah badai terkenal yang menghancurkan Amerika bagian tenggara. Badai bernama cantik inilah yang menjadi background Hours. 29 Agustus 2005, Nolan (Paul Walker) telah berada di Rumah Sakit New Orleans untuk mengantar istrinya, Abigail (Genesis Rodriguez), yang hendak melahirkan. Sayangnya persalinan itu membuat Abigail meninggal. Bayi yang berhasil dilahirkan pun mengalamai masalah pernapasan dan harus ditempatkan di sebuah ventilator. Belum cukup sampai di situ, kemalangan Nolan bertambah saat badai Katrina memporak porandakan rumah sakit.

02 December 2013

Percy Jackson: Sea of Monsters (2013)


Meski tak bisa dikatakan bagus, namun Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief termasuk istimewa dalam menggaet dollar. Setidaknya USD 226 juta berhasil masuk kantong hanya dari budget USD 95 juta. Dengan melihat filmnya yang mendapat kritik buruk, saya tak yakin film tentang anak dewa ini akan dibuat sekuelnya. Tetapi uang memang sakti, sekuel adalah wajib bagi film ajaib (baca banyak untung). Jadilah Percy Jackson: Sea of Monsters dibuat.

Percy Jackson (Lorgan Lerman) masih berada di camp half blood bersama 2 Teman setianya, Grover Underwood si satyr (Brandon T Jackson) serta Annabeth Chase (Alexandra Daddario) yang merupakan keturunan Dewi Athena. Pelindung camp half blood tiba-tiba pecah, sebuah banteng besi menerobos masuk dan memporak porandakan isinya. Akhirnya diketahui jika perisai camp half blood yakni pohon pinus yang merupakan jelmaan dari Thalia (Paloma Kwiatkowski) telah diracuni. Untuk bisa menyelamatkan Thalia sekaligus melindungi camp half blood, diperlukan golden fleece yang berada di sea of monsters atau manusia menyebutnya Segitiga Bermuda. Golden fleec itu dijaga oleh seorang cyclops.

23 November 2013

Hick (2011)


Chloe Grace Moretz, ya, nama itu membuat saya tertarik menonton film ini. Selain parasnya yang aduhai, akting aktris belia ini sungguh ciamik. Genrenya yang coming of age menambah nafsu untuk segera menyaksikan film besutan Derick Martini ini. Dengan melihat cast lainnya seperti Blake Lively, Anson Mount, dan Alec Baldwin, Hick pastinya menyuguhkan sesuatu yang menyenangkan dan adorable.

Luli McMullen (Chloe Grace Moretz) adalah ABG 13 tahun yang broken home. Ayahnya, Nick (Anson Mount), adalah seorang pemabuk sementara ibunya, Tammy (Juliette Lewis) is a bitch. Pada ultahnya ke 13, Luli mendapat hadiah sepucuk pistol Smith & Wesson kaliber 45. Esoknya, Luli mendapati ibunya jalan bareng dengan seorang agen real estat. Sendiri dan bosan dengan kehidupannya, Luli memutuskan kabur dari rumah.

17 November 2013

Tiket 'Epic Java' Sold Out di Surabaya


Surabaya - Warga Surabaya dan sekitarnya membanjiri road show 'Epic Java' ke Surabaya. Tiket untuk 244 tempat duduk sold out. Banyak yang kecewa karena tak mempunyai kesempatan lagi menonton film dokumenter tersebut.

"Sold out dalam 1 jam. Banyak yang kecewa karena tak kebagian tiket. Sayangnya pertunjukannya hanya hari ini saja," kata Dini, salah satu panitia kepada detikHOT di Surabaya Town Square (Sutos), Jumat (15/11/2013).

'Epic Java' diputar di studio 3 XXI Sutos. Tak hanya dari Surabaya, banyak juga yang datang dari daerah sekitarnya seperti Gresik, Sidoarjo, dan Malang. Alasan menonton Epic Java pun bermacam-macam.

Epic Java (2013)


Selain menghadirkan film-film yang ditujukan untuk menjadi komersial, para sineas film Indonesia masih mempunyai idealisme membuat film yang sesuai dengan ide mereka. Contohnya adalah 4 Remaja ini yang melakukannya berdasarkan kecintaan mereka pada alam. Terciptalah Epic Java, sebuah flm indie non naratif yang menyajikan keindahan alam Pulau Jawa sebagai sajian utama.

Karena non naratif, maka Epic Java tak mempunyai struktur bahasa lisan di dalamnya. Namun Epic Java masih memiliki alur yang disusun secara runut oleh Galih Mulya Negara. Satu-satunya bahasa di sini adalah bahasa verbal yang bisa dilihat namun tak bisa didengar di awal film. Ketiadaan bahasa digantikan oleh scoringnya yang menurut saya luar biasa. Digarap oleh Denny Novandi Ryan, scoring Epic Java berebutan dan bertubi-tubi masuk ke sanubari.

09 November 2013

Bhaag Milkha Bhaag (2013)

Now you will see his Real Story
Selalu senang untuk menonton sebuah biopic. Apalagi jika biopic tersebut digarap serius. Cinderella Man (James J Braddock), The Pianist (Wladyslaw Szpilman), atau Lincoln (Abraham Lincoln) adalah biopic Hollywood yang bagus luar dalam. Kalau lokal ada Sang Pencerah (KH Ahmad Dahlan) atau Sang Kiai (KH Hasyim Asy'ari) yang juga tak kalah ciamik. Sekarang, kenalkah anda dengan Milkha Singh yang akan dibahas biopic nya di sini. Mungkin tak banyak yang kenal. Tapi di India sana, nama yang satu ini sangat terkenal.

Milkha Singh adalah legenda sprinter paling terkenal di negaranya, India. Milkha dikenal pada nomor spesialisasi 200 dan 400 meter. Sudah banyak kemenangan yang dia raih di berbagai ajang sehingga mengharumkan India yang saat itu belum lama merdeka. Milkha dikatakan seakan terbang saking cepatnya dan bukan berlari sehingga ia dijuluki Flying Sikh. Perjalanan hidup dan karir Milkha yang aslinya berasal dari Pakistan itu coba dituangkan Rakeysh Omprakash Mehra ke dalam layar lebar, Bhaag Milkha Bhaag. Apakah biopic ini bakalan secengeng romance ala India? Ataukah seserius thriller semacam Kahaani?

08 November 2013

The Raid 2: Berandal di Halaman Muka IMDb


Kaget aja, saat teman kantor berteriak kalo The Raid 2: Berandal ada di halaman muka IMDb. Dan benar. Poster film besutan Gareth Evans itu nangkring di sisi paling kiri deretan trailer film-film baru, bersebelahan dengan the Hobbit: the Desolation of Smaug dan 12 Years a Slave.

Bangga, jelas. Ada kebanggan tersendiri saat melihatnya. Film Indonesia sejajar dengan film Hollywood di situs acuan movie freak tersebut. Mungkin sekuel ini tak lepas dari prekuelnya, The Raid: Redemption yang mendapat apresiasi positif di luar sana. The Raid: Redemption yang kalau di Indonesia diberi judul Serbuan Maut ini dipuji atas penyajian intensitas aksi yang efektif dan koreografi laga yang inovatif.

Kesuksesan The Raid jilid pertama langsung diantisipasi Sony Picture Classic (SPC) dengan membeli hak edar The Raid 2. SPC bakal mengedarkan The Raid 2 di wilayah Amerika Utara dengan menggandeng Stage 6 Films sebagai rekanan. The Raid 2 rencananya akan diputar serentak pada Maret 2014.

The Raid 2 masih mengisahkan tugas Rama (Iko Uwais) dalam memerangi kejahatan. Setelah tugas di apartemen itu selesai, Rama mendapat tugas menyamar dan memasuki sarang sindikat kriminal di Jakarta. Rama berusaha sekuat tenaga melindungi keluarga dan membongkar praktik korupsi di kesatuannya.

The Raid 2 masih disutradari Gareth Evans dan diproduseri Ario Sagantoro melalui PT Merantau Films serta Aram Tertzakian dan Nate Bolotin melalui XYZ Films.

06 November 2013

Side Effects (2013)


Setelah Contagion, Steven Soderbergh kembali menghadirkan thriller terbarunya, Side Effects. Dan seperti Contagion yang kental dengan detil-detil istilah medis, Soderbergh juga mengisi Side Effects dengan banyak istilah farmasi terutama jenis obat. Meski terasa lebih enteng dan berwarna daripada Contagion, namun Side Effect benar-benar memberikan efek samping pada otak kita sepanjang 106 menit perjalanannya. 

Emily Taylor (Rooney Mara) begitu gembira saat suaminya, Martin Taylor (Channing Tatum), bebas dari penjara. Martin harus mendekam di tahanan selama 4 tahun setelah melakukan penggelapan dalam bisnis. Masuknya Martin ke sel tahanan membuat Emily depresi. Dan selama 4 tahun hidup sendiri, Emily berkonsultasi ke dr. Victoria Siebert untuk menenangkan depresi. Bebasnya Martin tak otomatis membuat Emily sembuh. Emily justru bertambah parah dengan menabrakkan mobilnya ke tembok tempat parkir. 

01 November 2013

ATM (2012)

No warning. No control. No escape

Teror ruang sempit sangat berpotensi menjadi sebuah sajian yang super thriller. Lihat saja phonebooth atau yang lebih ekstrim buried. ATM berusaha meneruskan modus tersebut. Bermodalkan Chris Sparling yang menulis script buried, ATM mencoba meneruskan kesuksesan film yang dibintangi Ryan Reynolds tersebut.

David Hargrove (Brian Geraghty), Emily Brandt (Alice Eve), dan Corey Thompson (Josh Peck) adalah rekan kerja di sebuah perusahaan finansial. Mereka bertiga berkendara di tengah malam usai menghadiri sebuah pesta kantor. Di tengah perjalanan, Corey memaksa mampir ke ATM untuk mengambil uang. Tanpa disadari, seseorang ber parka (jaket dengan bulu di leher) sudah mengincar mereka. Orang tersebut menunggu di luar sehingga membuat mereka terisolasi di dalam bilik ATM.

31 October 2013

Dragon Ball Z: Battle of Gods (2013)

The mightiest make their move

Dulu, semasa SMP, komik Dragon Ball Z adalah komik paling ditunggu kemunculannya. Bela-belain nyisihkan uang saku yang tak seberapa  hanya untuk beli komik seharga Rp 3.800 tersebut di Rina Agency, sebuah kios koran cukup besar di Gresik saat itu. Sebulan nunggunya, tapi cuma 5 menit mbacanya. Berlangganan mulai edisi 33 hingga tamat di edisi 42. Selain terbitan Elex Media Komputindo, Rajawali Graffiti juga nerbitin komik serupa dengan ukuran komik yang lebih besar. Ada juga terbitannya yang berwarna dengan judul Dragon Ball Master. Sayangnya Rajawali Graffiti mengubah nama-nama karakter asli Dragon Ball. Komik Rajawali Graffiti harganya cukup mahal, apalagi yang berwarna (kalo tidak salah Rp 15 ribu saat itu). Saya nggak mampu beli, cuma mampu minjam saja.

Setelah itu muncul kartun Dragon Ball (lupa tahun berapa) yang ditayangin di Indosiar. Karena pernah baca komiknya, maka sajian visual kartun terasa kurang greget. Meski ditayangin 1 jam (saya ingat ditayangin Sabtu mulai pukul 18.00 - 19.00) namun rasanya seperti setengah jam saja karena banyaknya iklan dan adegan yang diulang-ulang. Saya kurang suka versi kartunnya di televisi.

24 October 2013

Gravity (2013)

Don't let go

Setelah hiatus selama 7 bulan lamanya, Alfonso Cuaron is back. Pria asal Meksiko ini datang dengan segudang asa melalui karya teranyarnya Gravity. Dan Cuaron ternyata tak benar-benar hiatus sepenuhnya. 4 tahun dari masa hibernasinya ia gunakan untuk menunggu dan menggarap film berbackground luar angkasa ini. Banyak yang senang dengan kembalinya pria kelahiran 1961 ini. Kenapa? Karena karya Cuaron bukanlah karya kebanyakan. Ia perlu waktu 2 tahun untuk menghadirkan Children of Men (2006) setelah Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004). Dan sebelumnya ia perlu waktu 3 tahun untuk menghadirkan Harry Potter setelah Y Tu Mama Tambien (2001). So, bisa dibayangkan bagaimana kualitas Gravity yang Cuaron telah focus of it selama 4 tahun.

Bio medik engineer Dr. Ryan Stone (Sandra Bullock) sedang dalam misi luar angkasnya untuk memperbaiki teleskop Hubble. Ia didampingi oleh komandan misi Letnan Matthew Kowalski (George Clooney) dan seorang teknisi, Shariff (Paul Sharma). Ini adalah misi luar angkasa pertama bagi Stone. Meski terlihat tegar, namun ia sebenarnya gugup yang ditandai dengan tidak stabilnya grafik kesehatannya. Permasalahan muncul saat pecahan puing satelit Rusia yang hancur melewati lintasan tempat mereka berada. Hubble hancur, begitu juga dengan Explorer yang rencananya akan membawa mereka kembali ke bumi. Hancurnya segala sesuatu itu membuat mereka tak punya pijakan lagi. Mereka mengambang.

17 October 2013

The Frozen Ground (2013)

the hunter becomes the hunted

Nicolas Cage dan John Cussack pernah bahu membahu mengatasi John Malkovich di Con Air (1997). Setelah 16 tahun berlalu, mereka dipertemukan kembali. Bukan sebagai kawan, tetapi sebagai rival. Cage berperan sebagai seorang polisi yang berusaha mengungkap pembunuhan berantai yang dilakukan Cussack. Apakah peran mereka kali ini sesolid aksi mereka di Con Air dulu.

Jack Halcombe (Nicolas Cage) dipusingkan dengan rangkaian aksi pembunuhan berantai. Bayangkan, sekitar 20 gadis belia dibunuh dengan cara sadis sehingga mayat yang ditemukan hampir tak bisa dikenali. Detektif berpangkat sersan di kepolisian negara bagian Alaska itu mencurigai Robert Hansen (John Cusack) adalah pelakunya. Tetapi tidak semua orang berpendapat sama, termasuk atasannya. Alasannya, Hansen adalah salah satu warga terhormat dan selalu mempunyai alibi.

16 October 2013

Kick-Ass 2 (2013)

You Can't Fight Your Destiny

Kick-Ass merupakan fenomena tersendiri. Seorang superhero tanpa kekuatan super, gampang digebukin, mudah terluka, apa adanya, dan benar-benar manusiawi. Berbeda banget dengan superhero yang ada di komik-komik. Justru karena begitu manusiawinya, orang-orang pada suka. Hasilnya, kritik dan pemasukannya pun memuaskan. Dan lazimnya Hollywood, semua yang menguntungkan adalah wajib dibuatkan sekuel. Tak terkecuali dengan pemuda naif berspandex hijau ketat ini.

Aksi Kick-Ass memberantas kejahatan telah menjadikannya seorang idola. Banyak orang terinspirasi dan meniru gaya berpakaian serta aksinya. Karena itu di jalanan New York sudah lazim dijumpai orang-orang berpakaian aneh 'memberantas kejahatan'. Namun Kick-Ass sendiri alias Dave Lizewski (Aaron Taylor-Johnson) justru memutuskan untuk pensiun dan kembali ke kehidupan normal. Tetapi kehidupan normal malah menjadikan Dave semakin bosan yang membuatnya kembali ke jalanan sebagai Kick-Ass. Di jalanan, Dave menemukan banyak 'Kick-Ass Kick-Ass' baru. Bahkan mereka bergabung dalam Justice Forever yang diketuai seorang mafia insyaf, Colonel Stars and Stripes (Jim Carrey).

30 September 2013

On The Road (2012)

The best teacher is experience

Sebelumnya saya tak pernah melihat, membaca, bahkan mendengar novel berjudul 'On the Road'. Padahal sejak diterbitkan tahun 1957, novel karangan Jack Kerouac itu menjadi best seller. Jack lah yang mengenalkan apa itu beat generation, suatu paham kebebasan menentang kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di masyarakat saat itu. Penganutnya akrab dengan jazz, drug, dan juga seks bebas. Kesuksesan novel legendaris itu coba difilmkan dengan judul yang sama.

Sebagai seorang pengarang, kehidupan Sal Paradise (Sam Riley) hampa hingga ia bertemu dengan Dean Moriarty (Garrett Hedlund). Begitu terobsesinya Sal dengan kehidupan Dean, hingga ia selalu ingin bertemu dengannya meski harus menempuh jarak cukup jauh dari tempat tinggalnya di New York ke rumah Dean di Denver. Dean juga lah yang mengobati kesedihannya setelah kematian ayahnya. Sifat bengal Dean justru menjadi inspirasi bagi Sal untuk lebih melihat dunia luar.

17 September 2013

Killing Season (2013)

The purest form of war is one on one

Di eranya masing-masing, Robert De Niro dan John Travolta adalah bintang. Selain mendapat pemasukan besar, kritik terhadap film-film yang mereka bintangi selalu bernada positif. Mereka bisa dan mampu memilih dan memainkan peran mereka dengan maksimal. Untuk pertama kalinya, mereka dipertemukan lewat Killing Season.

Benjamin Ford (Robert De Niro) adalah seorang mantan pensiunan tentara. Untuk menghabiskan waktunya setelah pensiun, Ford memilih mengasingkan diri di tengah hutan. Berumah di sebuah kabin, Ford melakukan aktivitas yang merupakan kesenangannya seperti berburu rusa baik dengan kamera maupun senapan.

01 September 2013

Mud (2012)


Coming-of-age merupakan salah satu genre yang menarik untuk diikuti. Sebuah pencarian jati diri mengenai apapun dari sebuah usia nanggung sangat menarik untuk disimak. Setelah The Perks of Being a Wallflowers yang adorable, kini kita berkesempatan menyimak Mud, sebuah karya kesekian kalinya dari seorang Jeff Nichols.

Bersetting di lembah Sungai Missisipi, Arkansas, Mud bercerita tentang Ellis (Tye Sheridan) yang suatu hari bersama sahabatnya, Neckbone (Jacob Lofland), pergi menuju sebuah pulau kecil di tengah sungai tersebut. Awalnya mereka hanya tertarik dengan sebuah speed boat yang bertengger di atas pohon. Lalu mereka sadar jika mereka tidak sendiri saat sejumlah jejak kaki mengarah ke perahu mereka.

30 August 2013

Pee Mak Phra Khanong (2013)


Sebenarnya saya tak akrab dengan film Thailand khususnya yang bergenre horor. Bukannya tidak bagus, tetapi kekerapan menonton yang berfrekuensi jarang, membuat referensi mengenai film Thailand tidak banyak. Mungkin hanya Ong Bak jilid pertama saja yang saya tonton utuh, itupun di TV yang diselang-seling iklan. Secara umum, horor Thailand mendapat kritik yang bagus. Selain seram, dari sisi penceritaannya pun kuat.

Mak (Mario Maurer) harus meninggalkan istrinya, Nak (Davika Hoorne), yang sedang mengandung demi tugas negara, berperang. Di medan perang, Mak bertemu keempat temannya, Ter (Nattapong Chartpong), Puak (Pongsatorn Jongwilak), Shin (Wiwat Kongrasri), dan Aey (Kantapat Permpoonpatcharasuk). Mak mendapat luka cukup serius saat berperang. Tapi dia tak ingin mati demi bisa melihat isri yang sudah terlalu lama dirindukannya. Bersama keempat temannya, Mak pulang ke desanya, Phra Khanong.

27 August 2013

Hotel Rwanda (2004)

When the world closed its eyes, he opened his arms
Peristiwa pembantaian massal (genosida) Rwanda tahun 1994 menjadi kasus yang tak bisa dilupakan dunia internasional. Dalam kurun 100 hari, 800.000 - 1.000.000 jiwa suku Tutsi dan Hutu moderat melayang di tangan suku Hutu. Dalam peristiwa gelap itu masih ada setitik noktah cahaya diantara derasnya aliran darah yang mengalir dari setiap jiwa yang kehilangan sukma. Titik noktah cahaya itu dinyalakan oleh seorang manajer hotel yang dengan kecakapannya menyelamatkan ribuan nyawa suku Tutsi dari pembantaian.

Paul Rusesabagina (Don Cheadle) adalah seorang asisten manajer Hotel Des Mille Colline. Paul sangat cakap dalam menjalankan tugasnya dimana dengan pengetahuannya tentang kebiasaan penduduk lokal bisa tepat bertindak tentang apa yang harus dilakukan. Paul hidup bahagia bersama istrinya, Tatiana Rusesabagina (Sophie Okonedo), bersama ketiga anaknya. Saat presiden Rwanda Juvenal Habyariwana terbunuh, situasi Rwanda berubah 180 derajat.

20 August 2013

Liebster Award & Sunshine Award

Wismacinema kapan hari direkomendasikan Luthfi Prasetya Putra untuk mengikuti Liebster Award dan Sunshine Award. Bukan sebuah kontes atau lomba blog sih. Tetapi lebih pada sebuah blog game atau bisa disebut juga blogathlon atau estafet blog untuk seru-seru an aja. Dengan rekomendasi ini, seorang blogger sudah memberikan award yang secara kreatif dan positif menginspirasi bagi blogger lain.

Senang aja dapat rekomendasi karena baru kali ini saya diajak yang beginian (saking amatir nya). Sorry, karena 'kesibukan', baru kali ini saya bisa menggarap 'gawe' keren seperti ini. 

18 August 2013

The Act of Killing (2012)

A story of killers who win, and the society they build
Pada masa orde baru, komunis dengan simbol Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi momok yang harus ditakuti. Pemerintahan Soeharto terus memaksa rakyatnya agar phobia terhadap hal-hal berbau komunis. Usaha itu awalnya dilakukan dengan membentuk koramil, kodim, korem hingga RT dan RW, dengan harapan mempersempit ruang gerak simpatisannya dan segera bisa terdeteksi jika ada yang mengarah ke situ.

Setelah dirasa sudah berjalan, mbah Harto mulai memberangus buku-buku berbau komunis dan mulai melakukan propaganda jika komunis itu racun. Salah satu caranya adalah memaksa rakyatnya menonton film propagandanya yakni 'Pengkhianatan G30S/PKI'. Film yang dibesut Arifin C Noer itu merupakan tontonan wajib setiap tanggal 30 September. Meski sudah diputar di satu-satunya televisi saat itu, TVRI, namun Smiling General masih memaksa para pelajar menontonnya di bioskop.

16 August 2013

Mengapa wismacinema

Sorry, kurang sexy, he he he
Ada yang bertanya mengapa blog film ini dilabeli wismacinema. Bukannya tanpa alasan, wismacinema merupakan pikiran sesaat yang muncul begitu saja saat saya berniat membuat sebuah blog film. Jika membuat nama sesuatu, saya selalu mengalokasikan tempat atau kenangan yang cukup indah atau pedih yang pernah saya rasakan.

Dulu sewaktu kuliah di Jogja, saya tinggal di sebuah rumah kos yang bernama Wisma Nasib di Desa Cebongan, Kadipiro, Bantul. Kata wisma langsung muncul saat blog ini hendak dibuat. Cebongan sudah saya buat sebagai nama blog saya, cebongan.blogdetik.com. Kadipiro kayaknya gak bakal saya pakai karena nama itu sudah terkenal dengan soto nya :). Lagipula saya memilih kata wisma karena Surabaya identik dengan kata wisma.

Lho, apa maksudnya. Salah satu hal yang membuat kota Surabaya terkenal adalah lokalisasi Dolly. Nah, saya nggak perlu menjelaskan apa hubungan wisma dengan lokalisasi. Kalau kata cinema, tentu saja itu sangat berhubungan dengan film. Tetapi saya menggunakan 'cinema' dan bukan 'sinema'. Kenapa, wisma adalah kata dalam Bahasa Indonesia dan cinema adalah kata dalam Bahasa Inggris.

Dan film yang saya tonton beragam, bukan hanya film Indonesia saja melainkan juga barat. Nah, dua kata itu sepertinya sudah mewakili. Apakah saya akan tergoda untuk mengubah nama wismacinema? Mungkin saja. Setelah melihat nama blog-blog film yang lebih profesional dari punya saya, saya pun tergoda ingin mengubah wismacinema menjadi nama yang lebih simpel dan lebih keren. Namun akal sehat saya tetaplah masih sehat. Bukankah hal yang terbersit pertama kali adalah murni dan belum terpapar polusi.

So, silahkan terus menikmati wismacinema.blogspot.com yang masih tetap amatir ini.

15 August 2013

The Call (2013)

There are 188 million 911 calls a year. This one made it personal

Di Amerika sana, 911 kerap dipencet untuk meminta bantuan. Sayangnya, kadangkala 911 digunakan orang sebagai tempat untuk berkeluh kesah. Karena itulah, seringan apapun kesulitan yang dihadapi, 911 terkadang dihubungi untuk dimintai bantuan. Itu pula yang dialami sang operator 911, Jordan Turner (Halle Berry).

Meski begitu, Jordan tetap sabar dengan risiko tugasnya. Suatu hari, perempuan berambut keriting itu mendapat telepon dari seorang gadis. Gadis yang mengaku bernama Leah Templeton (Evie Thompson) itu mengatakan jika ada orang asing yang memaksa masuk rumahnya. Sepertinya tamu tak diundang itu ingin menculiknya.

14 August 2013

The Wolverine (2013)

When enemies rise, when immortality ends, the ultimate battle begins


Sebagai bagian dari X-Men, Wolverine merupakan spin-off yang paling terkenal dan juga berhasil. Terkenal karena mempunyai penggemar fanatik (including me) dan berhasil karena hanya Wolverine lah satu-satunya spin-off X-Men yang dibuatkan film tersendiri. Pertama X-Men Origins : Wolverine dan yang kedua yang paling baru, The Wolverine. Bila X-Men Origins : Wolverine mendapat kritik tajam, what about the sequel ?

Setelah kematian Jean Grey (Famke Janssen), Logan (Hugh Jackman) hidup dalam kegalauan yang teramat berat. Entah apa yang ia cari, jati diri ataukah penebusan dosa karena merasa telah menewaskan Jean Grey. Dalam kebimbangannya, Logan hidup menyendiri di tengah hutan berkawan alam. Suatu hari, Yukio (Rila Fukushima), seorang berkebangsaan Jepang memaksanya ikut dengannya. Yukio beralasan bahwa hal itu adalah perintah majikannya, Yashida (Hal Yamanouchi).

13 August 2013

The Conjuring (2013)



Masih segar di ingatan betapa eksotisnya (baca seram) insidous di tahun 2010 lalu. Bukan pada makhluk seram di dalamnya, namun lebih kepada sisi psikologis saya yang dicampur aduk di dalam balutan pekatnya kegelapan dunia arwah. Saking seramnya, Insidous bahkan dibuat sebagai perbandingan untuk film horor lain. Jika sebuah film horor terbaru keluar di bioskop, maka yang terucap pertama kali adalah "sereman mana ama Insidous?". Begitulah James Wan secara luar biasa menjadikan Insidious sebagai sebuah standar perbandingan tak resmi bagi film horor. Namun sutradara kelahiran Malaysia itu tak berhenti di Insidious. Dia mencoba membesut genre horor lagi melalui The Conjuring. Sereman mana The Conjuring ama Insidous?

Keluarga Perron pindah ke sebuah rumah tua dengan halaman luas di Harrisville, Rhode Island. Roger (Ron Livingston) dan Carolyn (Lili Taylor) Perron optimis rumah itu akan membawa kebahagiaan. Kelima anak perempuan mereka juga berpikir demikian. Andrea (Shanley Caswell), Nancy (Hayley McFarland), Christine (Joey King), Cindy (Mackenzie Foy), dan April (Kyla Deaver) sangat menikmati tinggal di rumah tersebut. Namun harapan mereka sirna saat berbagai gangguan yang tak jelas asalnya mendera, terutama di malam hari.

26 July 2013

Saving General Yang (2013)

Among 3000 Warriors, a Father and his 7 Sons, none but 1 shall live

Sebuah mini seri yang terkenal di pertengahan tahun '80 an ini coba diangkat Ronny Yu ke dalam layar lebar. Pada masanya, mini seri dengan titel General of the Yang Family ini memunculkan banyak bintang film besar yang tenar hingga sekarang seperti Andy Lau, Maggie Cheung, Tony Leung, Chow Yun Fat, dan lain-lain. Jika membaca judulnya, sepintas memori kita tersambungkan dengan judul Saving Private Ryan. Oh, tentu beda. Secara letterleg, Film perang barat itu hanya menyelamatkan seorang prajurit rendahan. Sementara Saving General Yang menyelamatkan seorang jenderal. Itu dari judulnya saja. Apakah ceritanya juga sama ?

Jenderal Yang Ye (Adam Cheng) menghukum dua anaknya atas kelakuannya yang berpotensi menimbulkan dendam keluarga. Mereka adalah putra ke 6, Yang Liulang (Wu Chun), dan putra ke 7, Yang Qilang (Fu Xinbo). Berempati kepada kakaknya, Yang Qilang secara tak sengaja membunuh Pan Renmei (Bryan Leung). Pan Renmei adalah anak dari Jenderal Pan Bao (Laung Ka Yan). Yang Qilang terpaksa melakukannya karena tak ingin kekasih kakaknya, Putri Chai (Ady An), diperistri Pan Renmei.

22 July 2013

Upside Down (2012)

Two worlds One future
Gravitasi menarik segalanya melalui kekuatannya. Tanpa alat atau sarana, mustahil gravitasi bisa ditaklukkan. Namun apa jadinya jika dua planet berdekatan mempunyai gravitasi berlawanan. Masing-masing mempunyai persamaan dan perbedaan. Apakah cinta juga akan mengingkari takdirnya melalui gaya tarikan?

Atas fenomena alam yang tak diketahui kenapa, dua planet terbentuk saling berdekatan. Uniknya, dua planet itu mempunya gaya gravitasi sendiri-sendiri. Dan yang lebih unik lagi, tiap-tiap masyarakatnya membawa gaya gravitasinya sendiri sehingga mereka tak diperkenankan tinggal di planet bukan kelahirannya. Hanya di Transworld mereka bisa bercampur. Transworld adalah bangunan sebuah perusahaan yang menghubungkan dua planet tersebut.

18 July 2013

Badges of Fury (2013)


Hidup ini memang seperti roda, kadang di atas kadang di bawah. Begitu juga dengan perjalanan seorang artis, kadang begitu terkenal kadang pula sangat terpuruk. Biasanya artis akan flop bila salah memilih peran dalam film. Kali ini seorang Jet Li mencoba bermain di Badges of Fury. Bagaimana nasib dia kali ini.

Tiga detektif mencoba memecahkan suatu kasus pembunuhan berantai. Pertama adalah seorang detektif senior, Huang Fei Hong (Jet Li). Kedua adalah detektif anyaran, Wang Bu Er (Zhang Wen) dan ketiga adalah satu-satunya detektif cewek, Angela (Michelle Chen). Mereka harus memecahkan kasus smiling murder dimana semua korban mati dalam keadaan tersenyum.

12 July 2013

Pacific Rim (2013)

To fight Monster we created monsters
Monster vs robot. Secara tersirat itu adalah tontonan Jepang punya. Sejak tahun '80 an hingga sekarang, tontonan tersebut sudah merakyat di negeri matahari terbit sana. Sebut saja Voltus V, Gundam, Voltron, Patlabor, Evangelion, dan masih banyak lainnya dengan monster seperti Gamera, Mothra, Godzilla, dan lain-lain. Amerika lantas mengadopsinya dengan mini seri anak-anak Mighty Morphin Power Rangers. Dan Hollywood akhirnya menjawabnya dengan Pacific Rim.

Alien selalu digambarkan datang dari langit. Itulah sebabnya kita selalu memandang ke atas. Namun yang tidak disadari, gerombolan alien dalam bentuk monster super besar yang dinamakan Kaiju justru datang dari bawah kerak bumi melalui rekahan portal. Satu dua kaiju berhasil diatasi melalui operasi militer. Namun, para kaiju terus berdatangan dan terus menyerang seluruh penjuru bagian bumi. Rakyat dunia bersatu. Dan melalui Pan Pacific Defense Corps, dunia menciptakan robot besar yang dinamakan jaeger, sebuah kata dalam bahasa Jerman yang berarti pemburu. Jaeger ini dikendalikan oleh dua pilot (ranger) yang pikirannya disatukan (neural bridge) agar mempunyai mobility yang sama dan seimbang saat mengendalikan jaeger. Jaeger seukuran kaiju inilah yang bertugas membasmi monster yang datang dari laut itu. 

07 July 2013

Despicable Me 2 (2013)

More minions More despicable

Tiga tahun lalu, Despicable Me mengejutkan dunia dengan pencapaiannya yang maksimal. Padahal studio pembuatnya, Illumination Entertainment, masihlah dianggap anak bawang bila dibandingkan Pixar atau Dream Works. Bila Kolonel Sanders dan Mr. Crab punya resep rahasia sendiri, maka Despicable Me punya minion. Makhluk kuning kecil unyu itu merupakan bumbu rahasia yang membuat Despicable Me meledak sukses luar biasa. Ledakan dahsyat itu coba diulangi Universal Studio dengan membuat sekuelnya, Despicable Me 2.

Gru (Steve Carell) yang sudah insyaf sebagai penjahat kini hidup normal dengan menjadi pengusaha selai dan jeli. Pria botak itu tetap tinggal dengan 3 gadis kecil yang pada film pertama diadopsinya, Margo (Miranda Cosgrove), Edith (Dana Gaier), dan Agnes (Elsie Kate Fisher). Adanya pencurian serum PX-41 membuat kehidupan nyaman Gru terganggu. Seorang agen rahasia, Lucy, (Kristen Wiig) memintanya ikut ke markasnya untuk bersama-sama mencari pelakunya.

03 July 2013

Amour (2012)


Cinta memang indah. Cinta memang menyenangkan. Dan cinta memang menggairahkan. Namun apakah kita mampu menjaga keberlangsungan cinta sepanjang hidup. Belum tentu. Karena itu, cinta sejati adalah cinta yang dibawa sejak tumbuh hingga mati. Kedengarannya klise, tetapi itu memang apa adanya. Dan Amour bercerita tentang itu, truly love, sesuai dengan artinya, cinta.

Kehidupan pasangan lanjut usia, Georges (Jean-Louis Trintignant) dan Anne (Emmanuelle Riva), berlangsung wajar. Sebagai mantan guru musik, mereka kerap datang ke konser musik, termasuk ke konser mantan muridnya, Alexandre (Alexandre Tharaud). Namun kehidupan nyaman di hari tua itu pudar setelah Anne diketahui menderita stroke. Setelah dioperasi, bagian tubuh kanan Anne justru lumpuh. Meski begitu, Anne enggan dibawa ke rumah sakit.

29 June 2013

Monsters University (2013)

School Never Looked This Scary

Bagi yang ingin bereuni bersama Michael 'Mike' Wazowski dan James P 'Sulley' Sullivan, sekaranglah saatnya. Rentang waktu sejak tahun 2001 memang tidak pendek. Wajar saja banyak yang ingin kedua monster unyu tersebut kembali ke layar lebar. Sayangnya, kesuksesan Monsters Inc. tidak langsung direspon Pixar saat itu dengan membuat lanjutannya. Alih-alih membuat sekuel, Pixar justru membuat prekuel setelah 12 tahun berlalu. Tapi Pixar tetap yakin jika Monsters University (MU) adalah senjata utamanya untuk menggaet yang tua dan muda.

Sejak pertama kali mengunjungi Monsters Inc. (scary plant), otak Mike kecil (Noah Johnston) sudah tersetting untuk menjadi seorang scarer. Karena itu, Mike muda (Billy Crystal) langsung mendaftar kuliah di Monsters University di jurusan yang paling terkenal, scaring. Selain Mike, ada pula Randall 'Randy' Boggs (Steve Buscemi), monster kadal pemalu namun ingin keren yang jadi roommate Mike dan Sulley (John Goodman), monster biru berbintik pink dengan potensi scarer namun malas. Mike yang merasa tak punya potensi scarer terus mengasah otaknya sementara Sulley yang berpotensi justru tak melakukan apa-apa. Selanjutnya mereka jadi rival.

28 June 2013

World War Z (2013)

Remember Philly!

Melalui perusahaan filmnya sendiri, Plan B Entertainment, Brad Pitt mencoba melakukan one man show melalui film terbarunya, World War Z. Biasanya kekasih Angelina Jolie ini selalu dan rela berbagi layar dengan aktor terkenal lain atau aktor biasa tapi mencuri perhatian. Ingin meniru Tom Cruise? Entahlah.

Kekacauan tiba-tiba melanda jalanan kota tempat Gerry Lane (Brad Pitt) bermukim. Belum sempat mengetahui apa yang terjadi Gerry harus berusaha menyelamatkan keluarganya dari serangan orang-orang yang bersikap aneh dan agresif. Mereka masuk ke sebuah flat dan berlindung di sana. Teman lama Gerry, Thierry Umutoni (Fana Mokoena), berjanji menyelamatkan mereka dengan mengirimkan helikopter asal Gerry sudah berada di atap.

26 June 2013

Snitch (2013)

How far would you go to save your son?

Kebanyakan bintang film laga selalu merasa galau saat sudah terkenal. Galau karena masyarakat selalu memandang sebelah mata. Bukan karena otot kekar mereka tetapi lebih karena akting. So, keinginan terbesar aktor film laga adalah berusaha keluar dari zona aman mereka dan mencoba berakting, bukan beraksi. Beberapa diantaranya seperti Arnold atau Vin Diesel yang sudah melakukannya. Apakah berhasil? Yup, cukup berhasil. Arnold dengan Twins nya dan Vin Diesel dengan The Pacifier.   

John Matthews (Dwayne Johnson) adalah seorang kontraktor. Suatu hari, dia mendapat telepon dari mantan istrinya, Sylvie Collins (Marina Kanakaredes), yang mengabarkan jika anak mereka, Jason Collins (Rafi Gavron), telah ditangkap polisi dalam kasus kepemilikan narkoba. John tahu jika Jason telah menjadi korban penjebakan. Tetapi hukum tetaplah hukum. Jason terancam mendapat hukuman minimal 10 tahun penjara.

20 June 2013

Man of Steel (2013)



Di atas (media) kertas, DC boleh bersaing dengan Marvel. Namun di layar kaca, DC tertampar berulang kali oleh kesuksesan ikon-ikon super hero milik Marvel. Praktis hanya Batman (trilogy) saja yang sukses mengimbangi (dikeroyok) kualitas dan pendapatan film Marvel. Green Lantern yang digadang-gadang meneruskan langkah sukses DC hanya menjadi angin lalu saja. Buruknya naskah serta pendapatan yang di luar perkiraan membuat Green Lantern terpuruk.

Namun itu tak membuat Warner Bros selaku induk DC patah arang. Meski sudah membuat Superman Returns di 2006, WB tetap ngotot membuat cerita baru dari super hero miliknya yang paling terkenal itu. Superman Returns sendiri tidaklah jelek-jelek amat. Angka USD 391 juta mampu ditembusnya. Namun Superman Returns dianggap terlalu manis, kurang kuat dan kurang gahar. This is reboot. This is Man of Steel.

10 June 2013

Paranorman (2012)

You don't become a hero by being normal

Kemampuan seorang indigo adakalanya diterima sebagai berkah. Namun tak sedikit pula yang menerimanya sebagai kutukan. Norman Babcock (Kodi Smit-McPhee) sebenarnya menerima bakatnya itu sebagai berkah. Bocah tersebut menikmati melihat dan berkomunikasi dengan yang tak kasat mata, terutama terhadap neneknya.

Namun, orang menganggap Norman adalah anak aneh dengan bakatnya itu sehingga membuat bocah SD itu kesepian. Norman bahkan tak punya teman dan sering dibully. Satu-satunya teman Norman adalah Neil (Tucker Albrizzi), seorang siswa gendut yang mempunyai nasib sama seperti Norman. Neil juga sering dijadikan korban bullying.

08 June 2013

Sinister (2012)

Once you see him, nothing can save you

Menyenangkan bagi film horor adalah menyeramkan. Dan kadar Sinister adalah menyenangkan untuk ditonton. Meski berpremis biasa, tetapi step demi step kengerian yang dibangun mampu membuat atmosfer hawa dan udara menjadi tegang dan seram. So, watch out for your eyes, ear, and your volume.

Seorang penulis cerita kriminal nyata Ellison Oswalt (Ethan Hawke) pindah ke rumah barunya. Bersama istrinya, Tracy (Juliet Rylance) dan dua anaknya, Trevor (Michael Hall D'addario) dan Ashley (Clare Foley), Elliot mulai membongkar dan menata rumah baru mereka. Saat menyusuri ruangan rumah, Ellison menemukan sebuah kotak berisi proyektor dan 5 film berdiameter 8 mm (super 8). Film-film itu berlabel Pool Party '66, BBQ '79, Lawn Work '86, Sleepy Time '98, dan Family Hanging Out '11.

06 June 2013

Sang Kiai (2013)


Tebuireng 1942, berbondong-bondong calon santri mendaftar masuk ke pondok pesantren di wilayah Cukir tersebut. Salah satu orang tua calon santri memohon agar anaknya bisa masuk, namun dia juga mengaku bahwa dia tak punya apa-apa untuk disumbangkan ke pondok. Penerima santri sinis dan mengatakan, jika tak punya apa-apa untuk disumbangkan maka anaknya tak bisa masuk pondok. Seseorang tua dari belakang tiba-tiba muncul dan mengatakan bahwa tak perlu sumbangan atau apapun untuk masuk dan belajar di pondok pesantren Tebuireng.

Adegan awal itu memperlihatkan kebijaksanaan seorang KH Hasyim Asy'ari (Ikranagara), seorang ulama ternama pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Adegan selanjutnya, KH Hasyim As'ari menjawab pertanyaan salah satu santrinya bahwa meski berstatus sebagai pemilik pesantren, namun ia tetap terjun bertani dan berdagang sendiri untuk mengetahui rasa dan beratnya mencari uang dan penghasilan. Suatu pengajaran akan bentuk empati. Dengan latar belakang punggung KH Hasyim Asy'ari, salah satu orang tua calon santri lantas berujar 'Hadratussyaikh'.

03 June 2013

Fast and Furious 6 (2013)

All roads lead to this

Ibarat sebuah persneling, franchise Fast and Furious sudah terlalu kencang dengan munculnya edisi ke enam nya ini. Apapun mobil yang digunakan, yang pasti kestabilan kecepatan pendapatan dari setiap edisinya membawa serial balap mobil ini terus merangsek maju ke level yang mungkin tak terbayangkan lajunya.

Dari awal, mata kita sudah disuguhi adegan kebut-kebutan di jalanan sempit berliku pegunungan Spanyol. Dua orang di balik kemudi adalah Dominic Toretto (Vin Diesel) dan Brian O'Connor (Paul Walker). Perpaduan kecepatan dan ketrampilan tangan serta kaki memainkan tuas kopling, rem, gas, persneling membuat dua mobil itu melaju dengan mulus dan enak dalam kecepatan tinggi.

29 May 2013

Zero Dark Thirty (2012)

The greatest manhunt in history


Setelah The Hurt Locker yang kecil tapi fenomenal itu, Kathryn Bigelow kembali membuat film bertemakan perang. Zero Dark Thirty mengisahkan tentang perburuan America number one wanted, Osama Bin Laden. Zero Dark Thirty mengacu kepada pukul 00.30 WIB saat perburuan terhadap pimpinan Al Qaeda itu dimulai.

Maya (Jessica Chastain), seorang CIA agent ditugaskan di Pakistan. Maya yang sebelumnya tak pernah bertugas di daerah konflik mempunyai job untuk mencari tahu keberadaan Osama (di sini diucapkan Usama dan diisngkat UBL) melalui para teroris (nggak pake terduga) yang telah tertawan. Interogasi pun dilakukan. Namun tak semudah itu, perlu adanya penyiksaan agar para tawanan tersebut mau berbicara. Dan tugas penyiksaan itu salah satunya dilakukan oleh Dan (Jason Clarke).

24 May 2013

Mama (2013)

A Mother's Love is Forever

Kasih sayang serta ketulusan cinta ibu anak memang tak mengenal batas. Meski berbeda dan menembus ruang dimensi, hubungan itu seakan tak lekang zaman. Rasa cinta plus ego yang begitu kuat seakan mengabaikan nasib dan takdir yang sudah digariskan. Terjadilah apa yang harus terjadi.

Runtuhnya bursa saham membuat Jeffrey Desange (Nikolaj Coster-Waldau) depresi. Dia menembak dua orang rekan kerjanya. Jeffrey lantas menembak istrinya sebelum membawa lari Victoria (Morgan McGarry) dan Lily Desange (Maya/Sierra Dawe), dua anaknya yang masih berusia 3 dan 1 tahun. Dalam perjalanannya, mobil yang ditumpangi Jeffrey mengalami kecelakaan dan masuk jurang.

21 May 2013

Liberal Arts (2012)

Sometimes students make the best teachers

Apakah kebebasan mempunyai seni? Di barat sana, kebebasan mungkin adalah segalanya. Tetapi di pikiran Jesse Fisher (Josh Radnor), kebebasan bisa menjadi sebuah seni jika ia dibatasi. Semuanya harus berpulang ke diri sendiri jika seseorang ingin mengerti arti dan makna akan sebuah kebebasan.

Jesse adalah seorang admissions officer di sebuah lembaga pendidikan di New York. Situasi Josh saat itu tak bergairah setelah ia baru saja didepak pacarnya. Namun gairah Jesse kembali menggelora ketika mantan dosennya, Profesor Peter Hoberg (Richard Jenkins), mengundangnya dalam pesta perpisahannya sebagai dosen Universitas Ohio.

Apa yang membuat Jesse bergairah, tak lain karena ia bisa kembali ke tempat ia belajar literatur dan bahasa dulu. Kampus yang asri dan hijau membuatnya segar kembali. Dan memang Jesse adalah orang yang tak bisa lepas dari aktivitas belajar, dan membaca tentunya.

17 May 2013

Beautiful Creatures (2013)

Dark secrets will come to light

Selepas saga Twilight yang sudah 'enyah' dari muka bumi ini, Hollywood mencoba membuat peruntungan lain yang menyerupainya. Ada The Hunger Games, Warm Bodies, The Host dan yang terbaru Beautiful Creatures. Untuk judul terakhir, apakah mampu menyamai kepopuleran vampir-vampir galau tersebut, ataukah justru malah jeblok sedangkal akting Bella Swan dan kawan-kawan?. Let's see.

Ethan Wate (Alden Ehrenreich) adalah seorang ABG yang hidup di kota kecil Gatlin, South Carolina. Kesuraman, kesunyian dan membosankannya Gatlin membuat Ethan bercita-cita keluar dari kota itu selepas SMA. Suatu hari, seorang murid baru, Lena Duchannes (Alice Englert), hadir di kelas Ethan. Kecuali Ethan, semua murid mencemooh Lena hanya karena ia keponakan Macon Ravenwood (Jeremy Irons).

Macon sendiri adalah seorang aristokratik yang selalu menutup diri dari pergaulan sehingga warga Gatlin selalu menyangkutkannya dengan ajaran setan yang dianutnya. Bukan, Macon bukan setan, namun dia dan yang mempunyai hubungan darah dengannya dilimpahi kekuatan berlebih. Bila kita menyebutnya penyihir, maka Macon dan kaumnya menyebut diri mereka Caster.

15 May 2013

Parker (2013)

To get away clean, you have to play dirty

Selain Lock, Stock, and Two Smoking Barrel dan Snatch, Kita tahu lah seperti apa film seorang Jason Statham. Pria hampir botak ini konsisten dengan filmnya yang berdangkal cerita, fun, dan tak perlu banyak pikir (brainless). Anehnya, saya suka dengan kekonsistenan aktor asal Inggris ini.

Setiap kali filmnya keluar, saya mempunyai kewajiban menontonnya. Sayangnya, ekspektasi ini mengharuskan saya tak wajib menontonnya di bioskop. Tetapi saya selalu berusaha mencari dan menunggu DVD ataupun link donlotnya. Bakal tetap saya tonton meski itu lama. Seperti Parker ini yang saya tonton di saat Hummingbird sudah menjejali layar bioskop.

Bersama 4 rekan barunya, Parker (Jason Statham) merencanakan perampokan di sebuah taman hiburan. Perampokan itu berhasil meski menyisakan korban jiwa di luar rencana. Sebenarnya 4 rekan Parker itu bukanlah rekan dia sebenarnya. Mereka berempat direkomendasikan Hurley (Nick Nolte), yang tak lain adalah ayah Claire (Emma Booth), pacar Parker. Mereka adalah Melander (Michael Chiklis), Carlson (Wendell Pierce), Ross (Clifton Collins Jr), dan August Hardwicke (Micah A Hauptman)