26 July 2013

Saving General Yang (2013)

Among 3000 Warriors, a Father and his 7 Sons, none but 1 shall live

Sebuah mini seri yang terkenal di pertengahan tahun '80 an ini coba diangkat Ronny Yu ke dalam layar lebar. Pada masanya, mini seri dengan titel General of the Yang Family ini memunculkan banyak bintang film besar yang tenar hingga sekarang seperti Andy Lau, Maggie Cheung, Tony Leung, Chow Yun Fat, dan lain-lain. Jika membaca judulnya, sepintas memori kita tersambungkan dengan judul Saving Private Ryan. Oh, tentu beda. Secara letterleg, Film perang barat itu hanya menyelamatkan seorang prajurit rendahan. Sementara Saving General Yang menyelamatkan seorang jenderal. Itu dari judulnya saja. Apakah ceritanya juga sama ?

Jenderal Yang Ye (Adam Cheng) menghukum dua anaknya atas kelakuannya yang berpotensi menimbulkan dendam keluarga. Mereka adalah putra ke 6, Yang Liulang (Wu Chun), dan putra ke 7, Yang Qilang (Fu Xinbo). Berempati kepada kakaknya, Yang Qilang secara tak sengaja membunuh Pan Renmei (Bryan Leung). Pan Renmei adalah anak dari Jenderal Pan Bao (Laung Ka Yan). Yang Qilang terpaksa melakukannya karena tak ingin kekasih kakaknya, Putri Chai (Ady An), diperistri Pan Renmei.

Benar saja, saat khitan hendak menyerang dinasti Song, kaisar Taizong menunjuk Pan Bao sebagai kepala pasukan. Jenderal Yang diperintahkan memimpin pasukan di garis depan. Saat sedang bertempur dengan pasukannya, Jenderal Yang ditinggalkan begitu saja oleh Pan Bao tanpa memberikan bantuan. Jadilah Jenderal Yang melarikan diri ke Gunung Serigala dari kejaran pasukan Khitan pimpinan Yelu Yuan (Shao Bing). Yelu Yuan sangat dendam terhadap Jenderal Yang karena ayahnya dulu pernah dihabisi oleh Jenderal kebanggan dinasti Song itu. Istri Jenderal Yang, She Saihua (Xu Fan), memohon agar Pan Bao memberikan bantuan. Namun permohonan itu ditolak.

Look like 300 huh
Dengan berat hati, She Saihua mengirim ke 7 anaknya untuk membebaskan ayahnya. Yang Dalang (Ekin Cheng), Yang Erlang (Yu Bo), Yang Sanlang (Vic Chou), Yang Silang (Li Chen), Yang Wulang (Raymond Lam), Yang Liulang, dan Yang Qilang akhirnya berangkat ke medan perang dengan tujuan membawa ayahnya pulang. Mereka ditemani sedikit pasukan pengikut ayahnya. Sebuah ramalan yang mengatakan 7 anak pergi, 6 kembali membuncah harapan di diri She Saihua. Secara tersurat, ramalan tersebut memang benar.

Sebenarnya tak ada yang salah dalam film cukup kolosal ini. Namun ada beberapa hal yang mengganggu. Secara cerita, Ronny Yu lebih memperlihatkan sisi keluarga Jenderal Yang dibanding sisi sejarahnya. Itu sah-sah saja dan tak keliru. Adegan aksi plus dramatisasi cukup mengesankan. Tak ada trik tak masuk akal seperti seperti manusia terbang atau meloncat jauh. Adegan fightingnya lebih logis dan manusiawi. Itu juga sangat bisa dipahami.

Sayangnya Ronny Yu telah kekurangan ide kreatif. Fighting scene yang yahud itu dinodai oleh latar adegan pertarungan yang mencomot dari film lain. Secara kasat mata saja saya bisa tahu jika style pertarungan menggunakan tombak panjang dan tameng itu mencomot dari 300. Parahnya, hal itu diulangi dengan jelas saat putra ke 4 dan 5 menghadapi pasukan Khitan di bukit pinggir pantai. Adegan mendorong pasukan hingga tercebur pantai sekali lagi mencomot 300. Fiuh.

General Yang family
Belum cukup di situ, ada satu fighting scene lain yang juga mencomot dari film lain. Masih ingat saat Jason Bourne memburu seorang sniper di Bourne Identity di padang rumput tinggi. Background itulah yang dicomot Ronny Yu saat putra ke 3, Yang Sanlang, menghadapi seorang pemanah Khitan. Parahnya lagi, adegan itu dicomot lengkap dengan adegan burung terbang. Huffttt. Saya pikir adegan comot sana comot sini itulah yang menjadi noda di Saving General Yang.

Sebagai catatan, saya kangen dengan akting Adam Cheng. Dulu, saya hanya kenal Adam Cheng sebagai Pendekar Harum, one of my fave character. Sudah lama tak melihat Chu Liu Xiang alias ulat busuk ini. Dan memang, Adam baru keluar dari persembunyiannya setelah 10 tahun tak berakting di layar lebar. Bagi yang ingin bermemori dengan pendekar harum, Saving General Yang bisa mengobati kangen itu.

No comments:

Post a Comment