Showing posts with label Notes. Show all posts
Showing posts with label Notes. Show all posts

01 January 2014

Happy New year



Dengan bertambahnya tahun, bertambah pula satu baris archive di kolom kiri blog ini. Selama tahun 2013, tak banyak kontribusi yang saya berikan ke wismacinema. Hanya ada 69 postingan, 65 review film dan 4 tulisan biasa. Masih jauh jika dibandingkan dengan para movie blogger senior dan pro baik dalam segi kualitas dan kuantitas.

Bahkan saya pun tak mampu merangkum summary tentang film apa yang terbaik, terjelek terindah, terngehe, terseram, dan ter.. ter... lainnya. Selain memang tak mengindex film apa saja yang pernah ditonton, saya juga tak teratur dalam hal menonton film. Jujur, waktu dan duit adalah dua dari sejumlah hambatan nonton film.

Kalo nonton film hasil donlot, nontonnya mesti harus tengah malam (minimal jam 22.00), nunggu anak istri tidur dulu. Itu pun nggak selalu beruntung. Biasanya sih ngantuk di tengah-tengah film. Saya juga kebanyakan pulang kerja malam, so kalo badan ini udah capek dan mata udah sepet, udah gak mampu lagi dan niatnya udah jadi niat tidur.   

Kalo nonton di bioskop biasanya tergantung ama waktu dan duit. Saya nonton bioskop kebanyakan saat jam kerja. Kurang bisa kalo nonton bioskop di luar jam kerja. Saat nonton pun, kalau ada panggilan mendadak, ya harus merelakan keluar bioskop. Pas ada duit, pas gak ada waktu buat nonton. Tapi pas ada waktu buat nonton, pas duit ini tinggal yang bergambar Pattimura.

Seperti kelakuan para anggota dewan, saya hanya bisa berjanji di tahun 2014 ini untuk lebih memanage jadwal film. Akan lebih disiplin mengindex, disiplin menonton, dan disiplin juga mereview. Tapi percayalah, dengan profesi yang sekarang saya punyai, ngeblog itu adalah sesuatu yang sungguh berat. Tapi saya akan tetap berusaha. Semoga angka di archive nanti menginjak dua digit. Semoga juga sudah bisa membuat summary di akhir tahun 2014 nanti.

17 November 2013

Tiket 'Epic Java' Sold Out di Surabaya


Surabaya - Warga Surabaya dan sekitarnya membanjiri road show 'Epic Java' ke Surabaya. Tiket untuk 244 tempat duduk sold out. Banyak yang kecewa karena tak mempunyai kesempatan lagi menonton film dokumenter tersebut.

"Sold out dalam 1 jam. Banyak yang kecewa karena tak kebagian tiket. Sayangnya pertunjukannya hanya hari ini saja," kata Dini, salah satu panitia kepada detikHOT di Surabaya Town Square (Sutos), Jumat (15/11/2013).

'Epic Java' diputar di studio 3 XXI Sutos. Tak hanya dari Surabaya, banyak juga yang datang dari daerah sekitarnya seperti Gresik, Sidoarjo, dan Malang. Alasan menonton Epic Java pun bermacam-macam.

08 November 2013

The Raid 2: Berandal di Halaman Muka IMDb


Kaget aja, saat teman kantor berteriak kalo The Raid 2: Berandal ada di halaman muka IMDb. Dan benar. Poster film besutan Gareth Evans itu nangkring di sisi paling kiri deretan trailer film-film baru, bersebelahan dengan the Hobbit: the Desolation of Smaug dan 12 Years a Slave.

Bangga, jelas. Ada kebanggan tersendiri saat melihatnya. Film Indonesia sejajar dengan film Hollywood di situs acuan movie freak tersebut. Mungkin sekuel ini tak lepas dari prekuelnya, The Raid: Redemption yang mendapat apresiasi positif di luar sana. The Raid: Redemption yang kalau di Indonesia diberi judul Serbuan Maut ini dipuji atas penyajian intensitas aksi yang efektif dan koreografi laga yang inovatif.

Kesuksesan The Raid jilid pertama langsung diantisipasi Sony Picture Classic (SPC) dengan membeli hak edar The Raid 2. SPC bakal mengedarkan The Raid 2 di wilayah Amerika Utara dengan menggandeng Stage 6 Films sebagai rekanan. The Raid 2 rencananya akan diputar serentak pada Maret 2014.

The Raid 2 masih mengisahkan tugas Rama (Iko Uwais) dalam memerangi kejahatan. Setelah tugas di apartemen itu selesai, Rama mendapat tugas menyamar dan memasuki sarang sindikat kriminal di Jakarta. Rama berusaha sekuat tenaga melindungi keluarga dan membongkar praktik korupsi di kesatuannya.

The Raid 2 masih disutradari Gareth Evans dan diproduseri Ario Sagantoro melalui PT Merantau Films serta Aram Tertzakian dan Nate Bolotin melalui XYZ Films.

20 August 2013

Liebster Award & Sunshine Award

Wismacinema kapan hari direkomendasikan Luthfi Prasetya Putra untuk mengikuti Liebster Award dan Sunshine Award. Bukan sebuah kontes atau lomba blog sih. Tetapi lebih pada sebuah blog game atau bisa disebut juga blogathlon atau estafet blog untuk seru-seru an aja. Dengan rekomendasi ini, seorang blogger sudah memberikan award yang secara kreatif dan positif menginspirasi bagi blogger lain.

Senang aja dapat rekomendasi karena baru kali ini saya diajak yang beginian (saking amatir nya). Sorry, karena 'kesibukan', baru kali ini saya bisa menggarap 'gawe' keren seperti ini. 

16 August 2013

Mengapa wismacinema

Sorry, kurang sexy, he he he
Ada yang bertanya mengapa blog film ini dilabeli wismacinema. Bukannya tanpa alasan, wismacinema merupakan pikiran sesaat yang muncul begitu saja saat saya berniat membuat sebuah blog film. Jika membuat nama sesuatu, saya selalu mengalokasikan tempat atau kenangan yang cukup indah atau pedih yang pernah saya rasakan.

Dulu sewaktu kuliah di Jogja, saya tinggal di sebuah rumah kos yang bernama Wisma Nasib di Desa Cebongan, Kadipiro, Bantul. Kata wisma langsung muncul saat blog ini hendak dibuat. Cebongan sudah saya buat sebagai nama blog saya, cebongan.blogdetik.com. Kadipiro kayaknya gak bakal saya pakai karena nama itu sudah terkenal dengan soto nya :). Lagipula saya memilih kata wisma karena Surabaya identik dengan kata wisma.

Lho, apa maksudnya. Salah satu hal yang membuat kota Surabaya terkenal adalah lokalisasi Dolly. Nah, saya nggak perlu menjelaskan apa hubungan wisma dengan lokalisasi. Kalau kata cinema, tentu saja itu sangat berhubungan dengan film. Tetapi saya menggunakan 'cinema' dan bukan 'sinema'. Kenapa, wisma adalah kata dalam Bahasa Indonesia dan cinema adalah kata dalam Bahasa Inggris.

Dan film yang saya tonton beragam, bukan hanya film Indonesia saja melainkan juga barat. Nah, dua kata itu sepertinya sudah mewakili. Apakah saya akan tergoda untuk mengubah nama wismacinema? Mungkin saja. Setelah melihat nama blog-blog film yang lebih profesional dari punya saya, saya pun tergoda ingin mengubah wismacinema menjadi nama yang lebih simpel dan lebih keren. Namun akal sehat saya tetaplah masih sehat. Bukankah hal yang terbersit pertama kali adalah murni dan belum terpapar polusi.

So, silahkan terus menikmati wismacinema.blogspot.com yang masih tetap amatir ini.

08 October 2012

Berusaha Lebih Maju

Sudah selesai semua review film yang mengendap di facebook saya letakkan di laman blogspot ini. Setelah ini, saya akan mencoba membuat review yang lebih profesional (di fb review nya pendek) dalam arti lebih panjang, lebih bermutu, lebih berbobot, lebih berkualitas, lebih padat, dan lebih mengena. Saya takut, saya tak bisa membuatnya apalagi setelah melihat review-review hebat dari sana-sini. Saya coba ya (berlepotan dulu gak pa pa kan), kalau ada kritik monggo agar tulisan saya lebih bagus. Mohon bimbingannya. 

21 September 2012

Mohon Izin, Amatiran Mau Ngreview

Mohon izin, dari blog ini mungkin nantinya saya akan menelurkan sebuah dan berbuah-buah review film. Tentu saja review dari film yang sudah saya tonton. Saya pikir, sayang banget ato kalo orang Jawa bilang eman-eman bila kita hanya menonton film saja tanpa meninggalkan jejaknya. Review saya pikir merupakan sebuah pengejawantahan diri (ceile) dari usaha keras kita menonton sebuah film. Ato bahasa singkatnya, biar kita gak lupa kalo udah pernah nonton film ini, film itu.

Untuk awalnya, review ini mungkin akan sangat berlepotan. Secara saya sudah lama gak ngutak-ngatik blog. Blog pribadi saya cebongan.blogdetik.com juga udah lama berlumut, dibuka aja tanpa pernah dibersihkan (posting). Untuk awal, yang akan saya gulirkan adalah review-review yang sudah pernah saya tulis dan saya posting di wall facebook saya. Review nya pendek, singkat dan amatir. Semoga ke depannya, review saya bisa lebih baik. Itu artinya akan ada penambahan kualitas-kualitas lain di dalamnya. Setiap ada penambahan baru, Insya Allah akan saya sampaikan lewat notes-notes yang lain. Doakan saja tidak ada kemalasaan saat merawat blog yang menurut saya sangat berharga ini. Last but not least, review ini adalah dari sudut pandang saya pribadi. So, jikalau sebuah film bagus menurut saya, belum tentu bagus menurut anda. Review ini adalah subyektif. Bagi yang nggak puas, silahkan berkomentar di kolom yang sudah disediakan.

Let’s Get It On !!!!!