22 April 2017

Fast & Furious 8 (2017)

The Ride Isn't Over


Tank sudah, pesawat sudah, sekarang apa lagi? Pertanyaan itu dirasa wajar saat menanti sekuel terbaru dari saga film kebut-kebutan ini. Selalu ada yang baru adalah tugas (rumit) seorang sutradara yang dipercaya membesutnya. James Wan sebelumnya telah membawa super sport car Lykan melompati tiga gedung tinggi di Abu Dhabi. Adalah tugas wajib bagi F Gary Gray memberikan sesuatu yang baru dan tentu saja spektakuler di seri ke-8 ini.

Dominic Torreto (Vin Diesel) bersama Letty (Michelle Rodriguez) yang kini menjadi istrinya, sedang berbulan madu di Havana, Kuba. Luke Hobbs (Dwayne Johnson) tiba-tiba menelepon untuk tugas yang baru. Dom pun mengajak semua kompatriotnya untuk bergabung demi tugas baru ini. Roman (Tyrese Gibson), Tej Parker (Ludacris), dan Ramsey (Nathalie Emmanuel) bersama melakukan tugas itu hingga datangnya banyak kejutan dalam petualangan tersebut.

Fast & Furious adalah barang dagangan yang sangat laris. Tak menyangka film yang awalnya hanyalah sebuah sajian kebut-kebutan, kini sudah merangkak hingga angka yang bahkan belum dibuat filmnya. Memang pada awalnya kualitas dan pendapatan film ini naik turun. Tetapi semenjak seri ke-5 nya, kurva pendapatannya terus dan terus naik. Padahal mayoritas pemain yang digunakan adalah sama. Aksi seru adalah jualan franchise ini. Aksi seru barunya selalu ditunggu. 

Dom vs All

Meski tak baru, tetapi narasi film ini juga tak jelek. Meski hanya berkutat di sekitar pengkhianatan, persahabatan, dan keluarga, namun selalu ada punch di setiap narasinya. Musuh baru juga selalu dinanti. Kali ini Cipher (Charlize Theron) yang menjadi the new villain. Theron adalah artis kaliber Oscar. So, dengan predikatnya itu, sudah pasti Theron harus memaksimalkan sisi jahatnya. Dan ia benar-benar melakukannya. 

Di sini, Theron tak melakukan aksi atau beradegan laga sama sekali. Modalnya hanyalah kata-kata. Kata-kata bernada intimidasi yang membuatnya lebih jahat, bahkan dari Deckard Shaw (Jason Statham) sekalipun. Bukankah penjahat kejam adalah seseorang yang minim bertindak tetapi hasilnya lebih menghancurkan. Theron melakukan itu.

Sama seperti sebelumnya, semua pelakon di sini melakukan tugasnya dengan baik. Dom dengan ketegasan dan gayanya yang cool, Letty dengan kecantikannya, Roman dengan lawakannya, Tej dengan kejeniusannya, dan Hobbs dengan powernya. Chemistry mereka sudah menyatu. Paul Walker, Sung Kang, dan sialnya, Gal Gadot, tak akan ditemui di sini. Namun nama Brian yang baru hadir di sini. Kejutan, ada Luke Evans dan Helen Mirren yang meski penampilannya singkat, namun membawa arti.
Zombie

Oh ya, ada aksi apa di film berbujet USD 250 juta ini. Mobil dengan berbagai jenis, tipe, dan merek tentu saja bersliweran di sepanjang film ini. Tetapi Gray dengan jeniusnya berhasil menghadirkan puluhan atau bahkan ratusan mobil 'zombie' di Kota New York. Zombie itu mengejar kemanapun para pelakon kita bergerak. Zombie itu seakan mati satu tumbuh seribu. 

Mereka tidak hanya datang dari samping kanan kiri, tetapi juga dari atas. Mereka tiba-tiba saja mengeroyok. Kejutan lain yang dihadirkan Gray adalah sesuatu yang belum pernah dihadirkan di franchise sebelumnya. Dan kali ini, lapisan permukaan es menjadi arena balap utama yang lebih liar. Adegan balap? semuanya adalah adegan balap. Bahkan opening film ini saja menghadirkan balapan seru di tengah kota Havana.

Fast & Furious 8, sajian yang menyenangkan. Semua tahu bahwa logika dan rasional adalah dua hal yang perlu dikesampingkan dari tontonan ringan ini. Jika yang diributkan adalah dua hal itu, maka film yang peredarannya diberi titel The Fate of The Furious di Amerika ini, bakalan luntur dari sebuah kata menyenangkan. Biarkan saja mengalir, jangan terlalu keras berpikir.
The Balds were Fighting


No comments:

Post a Comment